Sabtu, 21 Oktober 2017

Freeport rampungkan pembanguan fasilitas Mimika Sport Complex

id Freeport rampungkan pembanguan fasilitas Mimika Sport Complex, Papua
Freeport rampungkan pembanguan fasilitas Mimika Sport Complex
Mimika Sport Complex (Foto: Antara News)
Pembangunan fasilitas ini sudah selesai. Sekarang dalam masa perawatan. Lagi tanam-tanam rumput untuk landscape saja.
Timika (Antara Papua) - PT Freeport Indonesia merampungkan pembangunan fasilitas Mimika Sport Complex yang akan digunakan untuk menggelar pertandingan sejumlah cabang olahraga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 20 tahun 2020 di Provinsi Papua.

Manajer Spesial Proyek Techincal Services PT Freeport Indonesia Deny Hudijana di Timika, Selasa, mengatakan seluruh fasilitas Mimika Sport Complex yang terletak di Jalan Poros Timika-SP5, tepat di depan Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika itu sudah rampung.

Pembangunan fasilitas mewah bertaraf internasional tersebut melibatkan dua perusahan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) termasuk PT Pembangunan Perumahan dan dua kontraktor berskala nasional.

"Pembangunan fasilitas ini sudah selesai. Sekarang dalam masa perawatan. Lagi tanam-tanam rumput untuk landscape saja," jelas Deny.

PT Freeport dan Pemkab Mimika, katanya, tengah mencari waktu yang tepat menyesuaikan dengan kesibukan Gubernur Papua Lukas Enembe dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Chappy Hakim guna meresmikan fasilitas tersebut.

Ke depan, katanya, fasilitas Mimika Sport Complex akan dikelola oleh sebuah lembaga profesional yang berpengalaman mengelola usaha sejenis. Hal itu diperlukan agar fasilitas yang dibangun dengan dana sekitar 25 juta US Dollar pada lahan seluas kurang lebih 25, 5 hektare itu tetap terawat hingga penyelenggaraan PON 2020.

"Kita tidak ingin seperti di tempat lain ada fasilitas yang sudah dibangun dengan biaya mahal tapi pada akhirnya cepat rusak karena tidak ada lembaga yang khusus merawat fasilitas itu,. Kita menginginkan agar fasilitas Mimika Sport Complex ini dipelihara bersama-sama oleh Pemda dan PT Freeport melalui pihak ketiga," jelas Deny.

Hingga sekarang, pelaksana pekerjaan masih memproses sertifikasi fasilitas stadion terbuka lintasan atletik dari pihak International Association of Atletics Federations (IAAF).

"Kami masih menunggu kepastian nama apa yang digunakan untuk fasilitas Mimika Sport Complex ini. Setelah itu kita akan ajukan ke IAAF untuk sertifikasinya. Untuk pemasangan sarana yang ada di Mimika Sport Complex juga melibatkan orang-orang yang mengantongi sertifikat internasional," jelas Deny.

Fasilitas Mimika Sport Complex tersebut peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Gubernur Papua Lukas Enembe pada September 2013.

Sarana ini mencakup stadion tertutup (indoor stadium), stadion terbuka (tribun barat dan tribun timur), asrama atlet, serta bangunan penunjang lainnya.

Stadion tertutup diperuntukkan sebagai arena bagi cabang olahraga badminton, bola basket, dan bola voli. Stadion itu dirancang agar dapat menampung sekitar 5.000-5.500 penonton, termasuk 75 penonton VIP, serta dilengkapi dengan area pertokoan dan perkantoran di dalamnya.

Sementara stadion terbuka dilengkapi dengan jalur lari jarak pendek dan menengah berstandar internasional serta beberapa cabang atletik lainnya seperti lempar lembing, tolak peluru, dan lompat jauh.

Stadion terbuka dengan dua tribun utama di bagian barat berkapasitas 2.200 penonton dan bagian timur berkapasitas 1.300 penonton.

Sedangkn dua asrama atlet masing-masing mampu menampung 50 atlet dan tujuh pelatih di setiap asramanya. Asrama itu juga dilengkapi dengan fasilitas rekreasi (fitness/gym) yang terdapat di dalam asrama penunjang (support dormitory). (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga